Teknologi Masa Depan 6G

Teknologi 6G saat ini sudah menjadi berita utama di dunia teknologi, walaupun teknologi 5G masih hampir digunakan oleh umum. Kamu sudah bisa membeli smartphone 5G, dan menikmati semua manfaat koneksi data 5G hari ini. Tapi, karena teknologi tidak pernah putus dan berhenti, maka pembicaraan mengenai langkah selanjutnya di dunia konektivitas seluler sudah berlangsung. 

Jaringan 6G tentu saja merupakan masa depan dari teknologi 5G, yang bahkan masih tahap pengembangan di seluruh dunia. Namun tidak masalah kalau sudah mulai mencari tahu seperti apa sebenarnya teknologi masa depan ini dan mencoba melihat perkembangannya.

Jawaban mengenai keberadaan teknologi 6G dapat dibilang benar dan juga tidak. Jaringan 6G atau apapun nanti namanya pada akhirnya akan muncul menggantikan jaringan 5G, dan  6G belum merupakan teknologi yang berfungsi saat ini.

Saat ini teknologi ini masih dalam tahap penelitian awal, karena perusahaan telekomunikasi seluler masih terlalu fokus pada jaringan 5G masa sekarang. Untuk menangani 6G secara signifikan belum banyak menjadi perhatian walaupun proyek penelitian awal sudah dimulai.

Pendanaan dari pemerintah yang hendak mendapatkan keunggulan teknologi masa depan ini sudah berlangsung. Walaupun masih terlalu dini untuk berbicara mengenai  6G, kebanyakan pihak masih lebih fokus tentang 5G dan belum banyak pengetahuan tentang 6G sebenarnya.

Karena penelitiannya baru dimulai dan diperkirakan teknologi 6G akan muncul sekitar satu dekade lagi. Pendiri Huawei Ren Zhengfei, mengungkapkan bahwa 6G setidaknya dapat dilihat sepuluh tahun lagi. Sebuah laporan memperkirakan penyebaran komersialnya mungkin dimulai tahun 2028 dan 2029.

Untuk kecepatannya, sebenarnya hal itu belum diketahui, namun diperkirakan sekitar 100 kali lebih cepat dari 5G. Para ahli menebak 6G bisa memberikan kecepatan luar biasa yaitu mencapai 1TB per detik, atau 8.000 gigabit per detik.

Harapan dari Teknologi 6G

 

Teknologi 6G teknologinya lebih canggih dibanding 5G, dengan kecepatan lebih tinggi, latensi lebih rendah, dan massa bandwidth juga lebih besar. Dapat dibilang jaringan ini akan menghadirkan era melampaui jaringan kabel. Perangkat juga akan bertindak sebagai antena dan menggunakan jaringan terdesentralisasi yang tidak berada di  bawah kendali satu operator jaringan saja. Kalau semuanya terhubung menggunakan 5G, maka 6G akan membebaskan perangkat ini karena kecepatan data akan lebih tinggi.

Jaringan ini diharapkan bisa menghadirkan aplikasi sci-fi seperti integrasi otak manusia dengan komputer, dan sistem kontrol sentuh yang jauh lebih baik. Dengan teknologi 6G, kemungkinan Teleportasi indra yang memasang perangkat mikro di tubuh manusia akan lebih terwujud.

Saat kecepatan diatas 100 Gbps, maka kemungkinan sensor maupun antarmuka bisa berasa serta terlihat seperti aslinya. Teknologi 6G ini bahkan menghemat konsumsi daya dengan pengisian over the air, laut sampai luar angkasa.