Cara Menjaga Kualitas dan Kesegaran Udara di Dalam Kamar

Nah, kualitas udara yang baik di dalam kamar ini ternyata berpengaruh pada kesegaran tubuh. Jika sering mendapat udara fresh dengan menggunakan medium filter AHU tentu tubuh lebih relaks dan anda pun akan jadi betah di kamar!

Ingin memiliki kamar bersama sirkulasi udara yang baik? Banyak langkah enteng yang mampu anda lakukan, tuh.

Cara Menjaga Kualitas dan Kesegaran Udara di Dalam Kamar

Kualitas dan kesegaran udara di kamar mampu anda jaga sehingga jadi betah berada di kamar. Apa saja? Simak langkah enteng di bawah ini!

 

1. Pastikan ruangan lumayan ventilasi

Salah satu syarat sirkulasi udara di dalam kamar baik dan senantiasa fresh adalah memiliki proses ventilasi yang cukup. Penting, nih, misalnya anda tengah membangun kamar atau justru baru menjadi penghuni kostan.

Bagaimana langkah tahu ventilasi kamar udah cukup? Setiap ruangan, nih, harus memiliki sedikitnya 1-2 proses ventilasi tyang tergantung pada luas kamar.

Nah, untuk merawat kesegaran udaranya, anda harus laksanakan kontrol teratur kondisi ventilasi.

Jangan hingga ventilasi yang ada di rumah anda dipenuhi debu gara-gara tidak dulu dibersihkan. Hal ini tahu mampu sebabkan kualitas udara di kamar menjadi buruk.

 

2. Memasang ventilasi aktif

Ketika anda mendapati kamar yang kekurangan ventilasi, sebaiknya anda memasang exhaust fan.

Exhaust fan sendiri berfungsi sebagai ventilasi aktif yang merawat sirkulasi nampak masuk udara di suatu ruangan senantiasa berlangsung baik.

Selain exhaust fan, pendingin ruangan atau AC juga memiliki peran yang serupa di dalam merawat sirkulasi udara kamar. Namun, exhaust fan mampu anda jadikan pilihan ventilasi aktif bersama cost yang lebih enteng dan ekonomis.

 

3. Rutin servis AC atau kipas angin

Jangan cuma mampu menyalakan AC dan kipas angin, anda juga harus teratur bersihkan AC, exhaust fan, atau kipas angin di kamar.

AC memiliki filter yang berfungsi untuk menyaring kotoran pada udara. Ketika tidak dibersihkan atau dirawat secara berkala, filter lebih-lebih AC-nya akan rusak dan sebabkan udara di dalam ruangan menjadi kotor.

Begitu pula bersama exhaust fan dan kipas angin yang akan menjadi sarang debu jikalau jarang dibersihkan. Jangan menunggu hingga rusak baru diservis!
4. Membuka pintu dan jendela
Pastikan anda teratur membuka pintu dan jendela kamar terutama waktu pagi dan sore hari. Hal ini dilaksanakan untuk mengambil alih udara di di dalam kamar yang udah penuh ‘racun’, bersama udara baru yang lebih segar.

Membuka jendela juga mampu mengurangi kelembapan udara yang mengendap di kamar dan mempengaruhi kondisi kesegaran kamu.

Bahkan di pagi hari, perihal ini amat berguna, lho, bagi kesehatan. Tubuh membutuhkan sinar matahari pagi untuk memproduksi vitamin D3 yang sesudah itu diubah menjadi vitamin D aktif. Waktu paling baik untuk terkena paparan sinar matahari pagi yaitu sebelum saat pukul 09.00.

 

5. Membersihkan debu bersama vacuum cleaner

Udara berdebu di dalam kamar merupakan indikasi buruknya kualitas udara di dalamnya. Selain sirkulasi udara yang tidak lancar, kamar jarang dibersihkan juga mampu menjadi penyebabnya.

Cek, deh, debu berasal dari berbagai barang-barang di kamar yang jarang dibersihkan layaknya kasur, selimut, hingga karpet yang mampu terbawa berasal dari udara.

Untuk merawat udara kamar senantiasa bersih, pastikan teratur bersihkan berbagai barang-barang berikut gunakan vacuum cleaner atau penyedot debu. Kamu mampu bersihkan debu hingga ke berbagai celah di dalam kamar yang susah diraih.

 

6. Menggunakan air purifier

Selain canggih, teknologi pembersih udara atau air purifier kini memiliki banyak fungsi layaknya memusnahkan bakteri dan jamur, dan juga menghalau bau, racun, atau kontaminasi lainnya berasal dari udara.

Nggak heran alat ini kini udah menjadi pilihan andalan untuk merawat udara di kamar dan di rumah senantiasa segar. Meski harganya tidak murah, alat ini amat berfungsi dan mampu menjadi investasi kesegaran jangka panjang bikin kamu.

 

7. Pelihara tanaman hias

Jika air purifier amat mahal bikin kamu, pelihara berbagai tanaman hias di di dalam kamar mampu menjadi pilihan lebih murah, lho!

Tanaman akan berfotosintesis untuk mengurangi kuantitas karbondioksida dan menyuplai oksigen yang baik di di dalam ruangan.

Pilihlah tanaman indoor yang tidak membutuhkan amat banyak sinar matahari sehingga lebih tahan lama.

8. Rutin bersihkan sampah

Memang sampah di dalam kamar merupakan perihal yang sering anda anggap sepele. Namun, jikalau anda jarang membersihkannya, maka mampu sebabkan kualitas udara di dalam ruangan menjadi buruk.

Sampah layaknya sisa makanan dan bungkus makanan yang menumpuk di daerah sampah harus rajin dibuang. Selain menyebabkan bau kurang sedap, sampah yang ‘mengendap’ mampu mengontaminasi udara di di dalam kamar dan sebabkan penyakit.

Selain teratur bersihkan sampah, ada baiknya juga anda menentukan daerah sampah yang tertutup untuk merawat sehingga aroma kurang enak dan bakteri tidak mencemari udara di di dalam kamar.