5 Tips Merawat Furniture Kayu

Dalam pilih mebel rumah, tentunya antara kita ada memakai material dasar kayu. Anda tidak perlu cemas bila di dalam rumah banyak mebel yang dibuat dari kayu. Karena mebel kayu lumayan gampang saat lakukan perawatannya. Kita perlu bersihkan kotoran atau debu yang melekat, memasangkan alas kaki, memakai pencuci khusus mebel dan yang lain.

Khusus untuk kayu Jati sudah tahan pada gempuran jamur dan serangga. Hingga jarang-jarang akan keropos atau hancur, tetapi pembersihan harus tetap dilaksanakan untuk jaga kualitas warna.

Dan untuk tipe kayu yang lain perlu perawatan extra dengan membersihkan dengan teratur supaya selalu terlihat cantik dan tidak lusuh. Umumnya kerusakan kayu kerap muncul karena proses perpindahan atau pengangkatan yang tidak berhati-hati. Hingga menyebabkan jatuh atau terbentur tembok dan alami guratan. Karena itu, selalu waspada saat akan lakukan perpindahan mebel supaya tidak memunculkan kerusakan. Berikut cara-cara lakukan perawatan mebel:

1. Peletakan Mebel Kayu
Salah satunya langkah untuk jaga mebel supaya masih tetap berkualitas pasti dengan pilih tempat di dalam ruang yang mempunyai temperatur tidak begitu panas. Ini dapat dilaksanakan dengan jaga ruang supaya tidak terserang cahaya matahari langsung. Karena bila terserang cahaya matahari akan langsung membuat kualitas kayu cepat rengat. Disamping itu, cahaya matahari bisa juga memudarkan warna mebel. Pasti dengan jaga udara di dalam ruang supaya tidak begitu panas dan lembab hingga jamur dan serangga tidak dapat tiba untuk menghancurkannya.

2. Teratur Bersihkan Debu dan Kotoran
Walau ada dalam ruangan yang diperlengkapi AC, tetapi mebel tetap terserang debu dan kotoran hingga perlu dibikin bersih dengan teratur. Sulak atau kemoceng sebagai alat yang pas untuk hilangkan debu yang melekat hingga keadaan mebel akan bersih dan terurus. Disamping itu, perlu memakai lap untuk bersihkan semua kotoran yang ada dalam mebel dan dapat membasahi lap sama air. Tetapi harus menghindar pemakaian lap dengan bahan silikon karena dicemaskan dapat mengakibatkan lecet pada kayu.

3. Memakai Kuas atau Sikat
Peranan kuas atau sikat yakni bersihkan beberapa bagian yang susah dibikin bersih bila memakai kemoceng atau lap. Ini karena banyak mebel yang mempunyai pojok sempit atau sela ukiran yang cuman dapat dibikin bersih memakai kuas. Bersihkan mebel memakai kuas memanglah tidak gampang karena memerlukan kesabaran, khususnya pada mebel yang memiliki celah-celah sempit dengan ukir-pahatan kayu atau hiasan yang lain.

4. Memasangkan Pengaman Alas Kaki
Peletakan mebel tentu saja buruk bila bersinggungan langsung dengan lantai keramik atau marmer. Sebab bisa mengakibatkan alas kaki jadi lembab. Oleh karenanya, alas kaki mebel perlu diberi pengaman berbentuk ban karet atau karpet untuk menghindar sentuhan langsung dengan lantai. Langkah yang lain bisa juga memakai kain felt yang dibuat berbahan wol supaya keadaan alas kaki tidak gampang lecet. Walau penempatannya ada di atas lantai kayu, tetapi seharusnya masih tetap memakai pengaman supaya di antara alas kaki dan lantai dapat sama terbangun kwalitasnya.

5. Memakai Pencuci Khusus Mebel Kayu
Pada toko bahan bangunan atau supermarket, umumnya ada pencuci kayu atau pledge yang memiliki kandungan cairan lapisan untuk menjaga kualitas mebel. Minimal memakai cairan pencuci kayu 1 bulan sekali hingga keadaan kayu akan memperoleh perawatan supaya susunan kayu selalu terbangun kebersihannya. Pemakaian pencuci yang bagus yakni dengan menyemprot cairan lapisan seperlunya dan mengelapnya dengan kain lembut supaya bersih dan rata. Disamping itu, dapat lakukan finising kembali sesudah 2 sampai lima tahun supaya kualitas berwarna selalu alami penyempurnaan.

Jika anda sedang mencari furniture berkualitas tinggi dan dengan harga yang terjangkau mebelfurnindo adalah solusinya.