Bahan-bahan yang Terkandung dalam Vitamin ibu menyusui yang Harus Anda Tahu

Agar nutrisi selama menjalani masa laktasi terpenuhi, anda harus mempelajari agar dapat memilih vitamin ibu menyusui secara tepat. Anda harus memeriksa bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam vitamin ibu menyusui tersebut karena terdapat banyak jenis vitamin ibu menyusui yang kini tersebar di banyak tempat. Vitamin ibu menyusui memang tujuan utamanya adalah untuk memperbanyak produksi ASI. Namun anda tidak boleh terlena dengan banyaknya iming-iming yang ditawarkan oleh berbagai iklan, Anda harus memperhatikan bahan-bahan apa yang terkandung di dalam suplemen tersebut.  Bahan-bahan alami yang sudah dikenal masyarakat seperti daun katuk dan fenugreek  sangat dibutuhkan sebagai bahan dasar vitamin ibu menyusui. Tapi untuk mengetahui lebih detail berikut kami sajikan bahan-bahan apa saja yang biasanya terkandung di dalam vitamin ibu menyusui.

1. Fenugreek dan daun katuk

Fenugreek dan daun katuk ini dapat meningkatkan produksi ASI. Fenugreek adalah rempah yang biasa digunakan sebagai penyedap makanan yang banyak digunakan oleh masyarakat di daerah Timur Tengah. Fenugreek ini adalah sebuah biji dari tanaman yang memiliki nama latin Trigonella foenum-graecum yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Biji fenugreek memiliki banyak kandung zat yang dapat membantu meningkatakan produksi dan juga berguna untuk kesehatan. Zat-zat tersebut diantaranya adalah vitamin B, asam folat, mangan, kalium, natrium,zat besi, zinc, kalsium, serta magnesium. Walaupun  belum ada penelitian yang sudah dapat membuktikan manfaat dari biji fenugreek ini dalam meningkatkan produksi ASI, namun biji fenugreek telah lama digunakan oleh masyarakat dahulu sebagai suplemen yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Selain memiliki manfaat untuk memperlancar ASI, biji fenugreek ini juga dapat membantu metabolisme dan memperlancar pencernaan. Tapi pada beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi biji  fenugreek memiliki beberapa efek samping seperti diare, bau pada air seni, serta pembengkakan pada wajah. Namun jangan khawatir, jika Anda ingin mengonsumsi biji fenugreek ini, anda dapat  berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Terdapat satu bahan lagi yang sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai bahan yang dapat meningkatkan produksi ASI yaitu daun katuk. Pada beberapa penelitian telah membuktikan bahwa daun katuk ini memiliki manfaat yaitu dapat meningkatkan produksi ASI. Sebuah penelitian telah menyatakan bahwa daun katuk dapat meningkatkan ekspresi genetik yaitu pada hormon prolaktin dan oksitosin. Kedua hormon ini memiliki peran selama masa laktasi atau menyusui. Daun katuk dewasa memiliki kandungan berupa zat papaverine yang berperan dalam meningkatkan produksi ASI selama masa laktasi.

2. Kalsium dan vitamin D

Kalsium dan vitamin D dapat bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang. Mengapa vitamin D dan kalsium ini menjadi penting saat masa ibu menyusui? Karena selama masa laktasi, semua nutrisi yang ada pada ibu akan diserap oleh bayi yang disusuinya. Agar kebutuhan kalsium ibu yang menyusui tetap terjaga maka sangat dianjurkan kepada ibu-ibu yang menyusui untuk mengkonsumsi vitamin ibu menyusui yang memiliki kandugan kalsium dan vitamin D. Vitamin D disini akan berperan yaitu untuk membantu melakukan penyerapan kalsium di dalam tulang ibu. Vitamin ibu menyusui yang mengandung kalsium sangat cocok untuk Anda yang tidak terlalu suka mengonsumsi susu yang berkalsium. Selain dapat memenuhi kebutuhan kalsium anda selama menyusui, mengkonsumsi vitamin D juga akan membantu menjaga Anda mencegah dari terjadinya risiko osteoporosis setelah anda melahirkan.